Praktek Industri part 1

0 comments
Hari ini tepat 12 hari saya bekerja (red: magang). Jadi, kalau di kampus saya itu diwajibkan bagi anak semester akhir untuk magang atau bisa disebut Praktik Kerja Lapangan (PKL). Namun kalau di Jurusan saya istilah magangnya yaitu Praktik Industri (PI). Saya sekarang sedang magang di salah satu perusahaan media cetak ternama yaitu Kompas Gramedia. Lebih tepatnya saya di tempatkan di salah satu anak perusahaannya yaitu Majalah Angkasa.

Majalah Angkasa itu majalah Kedirgantaraan no. 1 loh!
Majalah ini isinya tentang pesawat-pesawat gitu, jadi kalo kalian suka dan hobi sama yang namanya pesawat-pesawat silahkan beli majalahnya (ngiklan). Karena Majalah ini orientasinya TNI AU dan pilot-pilot jadi Redaksinya diisi oleh lelaki, bapak-bapak lagi, perempuannya hanya dua.

Jujur saya gak nyangka banget bakalan ditempatin di majalah ini. Soalnya, dulu saya pernah berminat untuk magang di majalah ini soalnya ada mas-mas kecenya haha, namun niat itu saya urungkan karena majalah angkasa itu "gak gw banget" itu kan majalah pesawat, mana nerti saya sama yang begituan. Saya pun menawarkan diri untuk magang di Majalah Sekar atau di Majalah XY Kids. Kata Bapak Jones (kepala HRD) saya diperkirakan ditempatkan di Majalah Bobo. Awalnya saya merasa, wah gila gw ditaro di Majalah Bobo. Setelah menunggu selama satu mingu akhirnya saya dipanggil juga. Eh, nasip saya malah ditempatkan di Majalah Angkasa. sungguh di luar dugaan. Pikiran gila saya pun berkecamuk, jangan-jangan saya berjodoh dengan mas-mas kece itu hehehe.

Jadi, mas-mas kece itu namanya Dea (terdengar seperti nama perempuan). Saya bertemu dia waktu saya dapet Job menyebarkan angket untuk Majalah Angkasa, tempatnya di PRJ nama acaranya IndoDefence bersama Ketty dan Dolly pada bulan November -inget kan cerita saya yang jadi frelancer?? Disinilah awal mula saya bertemu dia. Saya dan Ketty sempet kesemsem sama dia, soalnya dia itu manis, enggak ganteng sih cuma berkarisma. Makanya saya sempat berminat untuk maang di Majalah ini biar ketemu dia, ehh malah ketemu beneran.

Waktu bertemu kemarin, di tidak ingat sama saya. Saya pun menjelaskan kita pernah bertemu diacara itu. Saya senang sekali, doa sqaya terkabul hehehe. Saya pun berhasil menemukan sesuatu yang membuat saya semangat bekerja. You are my spirit mas!!

Saya bekerja sebagai layouter, yang mendisain majalahnya. Lucunya karena disini minim orang, jadinya saya juga merangkap sebagai desain grafis ohh tidaaaak! saya juga merangkap sebagai editor, tukan foto, dan karena meja saya deketan sama scanner, jadilah saya tukang scanner juga! bener-bener lengkap, kerasa banget anak magangnya. Semua itu saya lalui dengan senang hati, syukur-syukur saya bisa dijadiin karayawannya hehehe -Amin.

Satu lagi nih, saya juga semangat kerja karena ketemu Mas dea, tapi sayangnya dia bentar lagi mau ke Kanada, Oh my God. Rasanya seperti 'Ku kejar kau sampai ke Angkasa tapi kamu malah lari ke Kanada' hahahhaha..ini kata-kata dari Dolly. Saya sih berharap bisa ngobrol gitu ma dia, yah seengaknya sebelum dia pergi ada hal yang bikin dia inget terus sama saya walaupun dia sudah pergi jauh hahhaha. Saya berharap dia bisa gantiin Rifki, tapi dia udah punya pacar. Gimana donk??
Ya Allah kabulkan lah doa hambamu ini, jalan Mu selalu lebih indah! -Amin.

Oiya ada kabar duka dari my lovely bestfriend, Dolly. dia akhirnya putus dari cowoknya yang kayak perempuan itu. maksudnya bukan tingkahnya kayak cewek tapi kelakuannya seperti wanita. tolong jangan dibaca cowoknya Dolly itu bencong yah, dia cowok tulen cuma yah gitu..egois dan mau menang sendiri. Semoga sahabat saya itu bisa menemukan kebahagiaan dengan orang lain.

Ada satu pelajaran berhaga dari putusnya Dolly dan Stepen. Dolly bilang dia mau minta kejelasan sama pacarnya itu, dia pengen ketemu lansung -karena putusnya by sms. Si Dolly sampe nyamperin dia ke kampusnya tapi dia gak ada. Trus nyamperin ke rumahnya, tapi pacarnya itu gak mau ketemu. Whaaat?? segitu gilakah dia? dimana harga diri lo wahai sahabat?? disini nih saya dapet pelajaran berharga. Saya gak bisa memaki dia seperti itu, karena saya tahu apabila saya diposisinya Dolly, saya pasti akan berlaku sama seperti dia. Cinta yang telah membuat hati dan mata kita tertutup untuk melakukan hal gila supaya cinta kita itu tidak lepas. Saya salut sama dia. Saya mendapatkan sebuah pelajaran jika saya seperti dia kondisinya, diputusin gak jelas. Saya tidak boleh berlaku seperti itu. Satu ilmu baru yang paling-paling berharga,,,terima kasih Dolly.
If you like this post, please share it!
Digg it StumbleUpon del.icio.us Google Yahoo! reddit

No Response to "Praktek Industri part 1"