Posted by tarydewe in
Sebelumnya buat temen-temen yang baca ini, harusnya tulisan ini saya posting tanggal 5, tapi berhubung modem saya enggak ada paketnya jadi baru sekarang bisa dipubilsh hehe :)

Lima tahun lalu, tepat di tanggal 5 Februari 2007
Kala itu ada seorang perempuan yang miss call ke handphone mu. Beberapa menit kemudian, kamu sms balik ke nomer itu, "ni syapa?". Dia enggak tahu bagaimana ekspresi kamu waktu itu. Lalu perempuan yang habis miss call kamu langsung gemeteran setengah mati, kamu sms dia? tahu enggak efeknya apa? perempuan itu jadi nervouse, mati gaya. Mau bales apa? jari-jarinya saja jadi susah untuk digerakkan. Hey, kamu sangat mempengaruhinya, andai kamu bisa lihat bagaimana keadaan perempuan itu waktu kamu sms dia. Sayangnya, kamu lagi enggak masuk sekolah. Kamu tahu kenapa perempuan itu berani misscall kamu? sebenernya bukan dia yang melakukan itu, tapi temannya. Temannya pernah sms kamu juga tapi enggak kamu tanggepin serius. Teman perempuan itu mengerjainya, setelah kamu sms, dia langsung bilang kepada perempuan itu "ya dibales donk". Teman perempuan itu lah yang membuka gerbang untuk bisa mengenalmu.
Perempuan itu bingung harus bales sms kamu dengan kata-kata apa? dia enggak mau kamu tahu siapa dia. Dia -dengan penuh keberanian- membalas sms kamu seperti ini "nanti malem lo liat keluar jendela, dan disitu ada gw". Mungkin kamu langsung mengeryitkan dahi atau langsung cuci muka -gajebo banget smsnya haha- baca sms dari dia. Perempuan itu enggak yakin kamu akan sms lagi, nyatanya kamu sms lagi.Kamu dengan segala rasa penasaran kamu dan rententan pertanyaan yang harus dijawab. Namun, perempuan itu menyamarkan namanya, dee-dee itulah nama yang terpikirkan saat kamu tanya nama dia siapa. Perempuan itu selalu mencari cara untuk mengalihkan perbincangan ketika kamu mulai menanyakan siapa dia, kelas berapa, temennya siap, dan berbagai pertanyaan yang menjurus. Kamu juga menawarkan untuk memperkenalkan dia keteman-teman kamu. Perempuana itu tetap tidak ingin kamu tahu banyak soal dirinya. Kamu mulai jenuh, melontarkan pernyataan enggan sms dia lagi karena masih saja bungkam. Tentu saja perempun itu takut dengan ancamanmu. Perempuan itu memohon supaya dia engak bete dengannya -masa baru smsan udah marah. Lalu, kamu bilang bahwa pulsa kamu hanya cukup untuk dua kali sms lagi jadi kamu meminta dia untuk tidak bertele-tele. Perempuan itu pun berjanji akan memperkenalkan wujud aslinya dua minggu lagi, dia akan naik angkutan umum yang sama denganmu. Well, kamu meminta maaf karena pulsanya habis dan perempuan itu harus mempertanggung jawabkan perkataannya.
Hari itu, tanggal 5 Februari, perempuan itu mulai jatuh cinta kepadamu. Meskipun perempuan itu sudah lama merasa keberadaan kamu dihatinya namun ia baru merasakan hatinya sudah terjajah oleh kamu yah saat kamu dan dia sms-an. Kamu dengan segala kepolosan kamu, kamu dengan pemikiran yang konyol, kamu yang rendah hati, dan kamu yang baik hati mau menanggapi smsnya -dulu pulsa sekali sms 350 perak, dikali 20 sms, pantas aja pulsa kamu abis :D. Perempuan itu seperti kembali menemukan hatinya yang telah hilang. Kamu datang bagai sahara. Kamu enggak tahu kan kalau dia habis patah hati? dan kamu datang disaat yang tepat. Coba difikir? bagaimana dia enggak jatuh hati sama kamu, lelaki ganteng dengan hati -yang dia pikir- malaikat- mau sms-an sama dia. Love was coming from February fifth 2007 until now :)
Yup sampai sekarang perempuan itu selalu mengenang tanggal pertama kamu mengenalnya. Tanggal dimana perempuan itu berjanji untuk melupakan semua kenangan pahit dimasa lalu dan memulai kisah cinta baru. Kamu malaikat baginya -lebay amat yak. Perempuan itu tidak akan pernah berfikir bahwa kamu akan selalu ada dipikirannya, saat itu, dia hanya berfikir bahwa mungkin hanya sementara saja kamu mau menanggapi smsnya, sama seperti apa yang kamu lakukan kepada teman-temannya -yang pernah sms kamu, kamu cuekin. Perempuan ini tidak berani menaruh harapan banyak, bisa smsan sama kamu saja sudah membuatnya senang apalagi bisa sampai jadi teman kamu, sungguh tidak terbayangkan sedikitpun.
Time was gone on, Kamu berhasil mencuri hatinya hingga saat ini detik ini. Dia selalu tersenyum mengingat semua hari-hari yang dilaluinya bersama kamu lima tahun yang lalu, tidak pernah sedikitpun terlupa. Every piece of her memory is you. Five years of her wasted life loving you. Terima kasih sudah mau smsan sama dia, sudah mau kenal sama dia, mau menjadi temannya, dan yang terpenting mau ketemu dia di Jogja. Sayangnya, lima tahun belum cukup untuk perempuan itu bisa memenangkan hatimu. Kamu masih saja diam, entah itu penolakan atau kebingungan -kayaknya sih penolakan :((. Dia belum bisa membuatmu menoleh sebagai orang yang mencintainya. Dia belum bisa membuatmu melihatnya sebagai orang yang kamu sayangi.
She is me, by the way!
Tuhan baik sekali, memberikan tanggal spesial yang akan selalu saya kenang :)
Tuhan juga baik sekali sudah mempertemukan saya dengannya.
**Walau saya masih bingung kenapa Tuhan memberikan saya kenangan itu.


No Response to "Amazing February 5th"
Post a Comment